Berita Islam Masa Kini - Dinilai Lecehkan Presenter Muslim, Aktivis Desak Cabut Nobel Aung Suu Kyi - Hallo sahabat beriman Kumpulan Berita Muslim Terbaru dan Modern, Pada Artikel yang satu ini saya akan membagikan suatu artikel yang insyallah bermanfaat bagi Anda semua yaitu dengan judul Berita Islam Masa Kini - Dinilai Lecehkan Presenter Muslim, Aktivis Desak Cabut Nobel Aung Suu Kyi, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan sebaik-baiknya untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya dan semoga Anda bisa memahaminya dan mudah-mudahan isi postingan Artikel Inggris, Artikel Myanmar, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.
Judul : Berita Islam Masa Kini - Dinilai Lecehkan Presenter Muslim, Aktivis Desak Cabut Nobel Aung Suu Kyi
link : Berita Islam Masa Kini - Dinilai Lecehkan Presenter Muslim, Aktivis Desak Cabut Nobel Aung Suu Kyi
Berita Islam Masa Kini - Dinilai Lecehkan Presenter Muslim, Aktivis Desak Cabut Nobel Aung Suu Kyi
Tokoh Demokrasi Myanmar Aung San Suu Kyi mendapatkan sorotan dunia karena peraih Nobel Perdamaian 1991 ini tidak senang diwawancarai presenter Muslim.Suu Kyi dinilai melecehkan seorang presenter BBC, Mishal Husain. Seperti diberitakan media-media internasional dan nasional, Suu Kyi menyatakan amarahnya saat jeda wawancara.
Aktivis demokrasi di Indonesia melalui petisi daring (online) mendesak agar Nobel Perdamaian yang diberikan kepada Suu Kyi dicabut.
Penggagas petisi, Emerson Yuntho, menilai pernyataan Suu Kyi yang sangat rasis terhadap presenter Muslimah tersebut tidak pantas keluar dari penerima Nobel Perdamaian.
Pernyataan Suu Kyi mempermasalahkan seorang jurnalis Muslim pada akhirnya membuat banyak orang kecewa dan marah. Hal ini juga membuka kembali pertanyaan dunia internasional tentang sikap Suu Kyi terhadap kaum minoritas Muslim di Myanmar.
Suu Kyi dinilai tidak mengeluarkan pernyataan apa pun terkait pelanggaran hak asasi manusia etnis minoritas Muslim Rohingya.
Penggagas petisi, Emerson Yuntho, menilai pernyataan Suu Kyi yang sangat rasis terhadap presenter Muslimah tersebut tidak pantas keluar dari penerima Nobel Perdamaian.
Pernyataan Suu Kyi mempermasalahkan seorang jurnalis Muslim pada akhirnya membuat banyak orang kecewa dan marah. Hal ini juga membuka kembali pertanyaan dunia internasional tentang sikap Suu Kyi terhadap kaum minoritas Muslim di Myanmar.
Suu Kyi dinilai tidak mengeluarkan pernyataan apa pun terkait pelanggaran hak asasi manusia etnis minoritas Muslim Rohingya.
Selama tiga tahun terakhir lebih dari 140 ribu etnis Muslim Rohingya hidup dalam kamp pengungsi di Myanmar dan di berbagai negara.
"Kami meminta Ketua Komite Nobel untuk mencabut Nobel Perdamaian yang diberikan untuk Suu Kyi. Hanya mereka yang sungguh-sungguh menjaga kedamaian yang layak menerima hadiah Nobel Perdamaian," tulis petisi daring tersebut kepada Ketua Komite Nobel Norwegia, Mr Thorbjorn Jagland, seperti dikutip laman Republika Online.
Pernyataan rasis Aung San Suu Kyi tersebut disampaikannya usai diwawancara presenter acara BBC Today, Mishal Husain, pada 2013. Kekesalan Suu Kyi disebabkan pertanyaan yang diajukan Husain mengenai penderitaan kaum Muslim di Myanmar.
Wawancara yang terjadi pada 2013 ini baru dipersoalkan sekarang karena biografi Suu Kyi yang ditulis oleh Peter Popham. Di buku biografi itulah rasisme Suu Kyi terungkap.
Suu Kyi juga diminta mengecam mereka yang anti-Muslim dan melakukan berbagai tindak kekerasan sehingga umat Muslim suku Rohingya terpaksa meninggalkan Myanmar.*
"Kami meminta Ketua Komite Nobel untuk mencabut Nobel Perdamaian yang diberikan untuk Suu Kyi. Hanya mereka yang sungguh-sungguh menjaga kedamaian yang layak menerima hadiah Nobel Perdamaian," tulis petisi daring tersebut kepada Ketua Komite Nobel Norwegia, Mr Thorbjorn Jagland, seperti dikutip laman Republika Online.
Pernyataan rasis Aung San Suu Kyi tersebut disampaikannya usai diwawancara presenter acara BBC Today, Mishal Husain, pada 2013. Kekesalan Suu Kyi disebabkan pertanyaan yang diajukan Husain mengenai penderitaan kaum Muslim di Myanmar.
Wawancara yang terjadi pada 2013 ini baru dipersoalkan sekarang karena biografi Suu Kyi yang ditulis oleh Peter Popham. Di buku biografi itulah rasisme Suu Kyi terungkap.
Suu Kyi juga diminta mengecam mereka yang anti-Muslim dan melakukan berbagai tindak kekerasan sehingga umat Muslim suku Rohingya terpaksa meninggalkan Myanmar.*
Demikianlah Artikel Berita Islam Masa Kini - Dinilai Lecehkan Presenter Muslim, Aktivis Desak Cabut Nobel Aung Suu Kyi
Sekianlah artikel Berita Islam Masa Kini - Dinilai Lecehkan Presenter Muslim, Aktivis Desak Cabut Nobel Aung Suu Kyi kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.
Anda sekarang membaca artikel Berita Islam Masa Kini - Dinilai Lecehkan Presenter Muslim, Aktivis Desak Cabut Nobel Aung Suu Kyi dengan alamat link https://beritamuslimterbaru.blogspot.com/2016/03/berita-islam-masa-kini-dinilai-lecehkan.html

0 Komentar untuk " Berita Islam Masa Kini - Dinilai Lecehkan Presenter Muslim, Aktivis Desak Cabut Nobel Aung Suu Kyi"